Pemasang Listrik Jebakan Tikus Yang Tewaskan Pencari Belut di Ngawi Dilaporkan Polisi

- Jumat, 2 Desember 2022 | 21:08 WIB
TERSENGAT-Pencari belut tewas tersengat aliran lsitrik jebakan tikus di Desa Sumberbening Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi. Senin (28/11/2022).KLIKTIMES.COM/RIYANTO
TERSENGAT-Pencari belut tewas tersengat aliran lsitrik jebakan tikus di Desa Sumberbening Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi. Senin (28/11/2022).KLIKTIMES.COM/RIYANTO

KLIKTIMES.COM | NGAWI - Keluarga Legi (65) pencari belut yang tewas tersengat listrik jebakan tikus asal Desa Sumberbening Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi tidak terima dan meminta polisi untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Pasalnya, Legi ditemukan meninggal di area persawahan dan diduga tersengat listrik di kawat jebakan tikus yang sengaja dipasang pemiliknya.

Diungkapkan Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Agung Joko Haryono jika pihaknya memang mendapatkan permintaan dari pihak keluarga korban untuk memproses hukum kasus tersebut. Pihak keluarga tidak terima dengan kematian korban yang diduga meninggal tidak wajar, tersengat listrik jebakan tikus di sawah desa setempat yang digarap oleh Subandi (60).

" Keluarga korban memang melapor ke kami. Pada intinya mereka tidak terima jika keluarganya meninggal dunia karena tersengat listrik jebakan tikus di sawah yang terjadi pada hari Senin (28/11/2022) lalu," terang Agung, Jumat (02/12/2022)

Baca Juga: Lagi, Pencari Belut di Ngawi Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus

Untuk saat ini, lanjutnya, hasil otopsi korban masih belum keluar. Selain itu pihaknya juga belum memintai keterangan saksi saksi. Masih perlu waktu untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Kalau dari hasil visum luar memang ada luka bakar, tetapi, untuk hasil otopsinya sampai hari ini belum keluar. Kemudian, kami belum memintai keterangan saksi-saksi lebih lanjut," imbuhnya.

Disampaikannya lebih lanjut jika pihaknya akan fokus pada pemasang jebakan tikus beraliran listrik dan tanah yang digunakan untuk memasang jebakan tikus tersebut.

Perlu diketahui, memasang jebakan tikus beraliran listrik bisa dijerat pasa 359 KUHP, barang siapa saja karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain kehilangan nyawa diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun.

Diberitakan sebelumnya, jika korban Legi (65) tewas saat mencari belut di sawah bengkok khas desa kepala desa Sumberbening yang digarap oleh Subandi (60) yang merupakan Kepala SMPN 1 Karangjati Ngawi.

Halaman:

Editor: Abdul Malik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polres Jember Janji Memburu Dalang Tambang Emas Liar

Jumat, 27 Januari 2023 | 15:04 WIB
X