Komisi I DPR RI Restui KSAL Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI

- Jumat, 2 Desember 2022 | 20:29 WIB
RESTUI-Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid saat membacakan Keputusan Rapat Fit and Proper tesr Calon Panglima TNI Jumat (2/12/2022).HO/KLIKTIMES.COM
RESTUI-Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid saat membacakan Keputusan Rapat Fit and Proper tesr Calon Panglima TNI Jumat (2/12/2022).HO/KLIKTIMES.COM

KLIKTIMES.COM | JAKARTA-Komisi I DPR RI akhirnya menyetujui Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono menjadi Panglima TNI untuk menggantikan Jendral Andika Perkasa.

Hal itu diputuskan setelah mendengarkan visi misi yang dipaparkan oleh Yudo Margono dalam rapat Fit and proper test di Komplek Parlemen Senayan Jakarta, Jumat (2)12/2022).

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengatakan jika pihaknya telah menyetujui Yudo Margono sebagai Panglima TNI.Ia juga menyebut jika pemilihan ini tidak ada voting, namun dilakukan secara musyawarah mufakat.

" Memberikan persetujuan kepada calon Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI menggantikan Jendral Andika Perkasa.Sekali lagi untuk dicatat, suara bulat. Kami menggunakan musyawarah mufakat," kata Meutya saat membacakan putusan di hadapan para peserta rapat.

Tidak hanya itu, dalam rapat tersebut juga disepakati pemberhentian Jendral Andika Perkasa sebagai Panglima TNI karena Andika Perkasa akan memasuki purna tugas.

" Menyetujui pemberhentian dengan hormat Jendral TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI serta memberikan apresiasi atas dedikasinya membawa TNI semakin maju dan profesional," ucapnya.

Baca Juga: Calon Panglima TNI Yudo Margono Hari Ini Jalani Fit and Proper Test

Sementara itu, anggota Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno berharap Yudo Margono bisa menjalankan tugas secara sistematis dan mengoptimalkan pengembangan sistem pertahanan di indonesia.Selain itu dia juga menekankan masalah keamanan di Papua, Aceh hingga laut Cina Selatan harus ditinjau kembali. Apakah Sumber Daya Manusia ( SDM) dan sistem teknologi pertahanan sudah optimal atau belum.

"Masa tugas beliau itu kalau dilihat aturan, hanya berlangsung hingga tahun depan tepatnya 1 Desember 2023, itu adalah waktu yang sedikit, walaupun sedikit jika beliau kerja dengan sistematis itu mungkin cukup," ujarnya.

Dave juga berharap Panglima TNI yang baru dapat mengoptimalkan seluruh kekuatan yang dimilikinya.Pasti matra yang sudah ada bisa saling berkoordinasi dan menjalankan tugasnya dengan baik.

Halaman:

Editor: Abdul Malik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Biaya Bikin SIM C, Berapa Sih?

Jumat, 27 Januari 2023 | 09:16 WIB

Curahan Hati Richard Eliezer dari Jeruji Besi

Kamis, 26 Januari 2023 | 16:35 WIB

Eks Panglima GAM Izil Azhar Tiba di KPK

Rabu, 25 Januari 2023 | 21:11 WIB
X