Ada Gerbong Trem Menyerupai Halte di Kayutangan Heritage Malang, Kepala DPUPR: Dibangun Sebagai Penanda Saja

- Jumat, 2 Desember 2022 | 15:26 WIB
REPLIKA TREM - Replika Trem yang dipasang DPUPR berdiri diatas guiding block penyandang disabilitas di Jalan Basuki Rahmat, Kota Malang, Jumat (2/12/2022). (KLIKTIMES.COM/HAYU YUDHA)
REPLIKA TREM - Replika Trem yang dipasang DPUPR berdiri diatas guiding block penyandang disabilitas di Jalan Basuki Rahmat, Kota Malang, Jumat (2/12/2022). (KLIKTIMES.COM/HAYU YUDHA)

KLIKTIMES.COM | KOTA MALANG - Ada yang baru di kawasan Kayutangan Heritage Zona tiga, tepatnya di bundaran patung Chairil Anwar, terdapat sebuah bangunan berbentuk gerbong kereta api.

Dari pantauan kliktimes.com di lokasi, bangunan berbentuk gerbong KA tersebut sudah jadi, dan seperti menyerupai halte. Namun pendirian bangunan tersebut menghalangi jalur untuk pejalan kaki khususnya penyandang disabilitas netra.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang mengatakan jika bangunan gerbong kereta api tersebut bukanlah replika kereta api. Namun replika trem saat kolonial Belanda.

Karena pada jaman penjajahanan kolonial Belanda kawasan kayutangan tersebut dilalui oleh moda transportasi trem. Dan hingga saat ini dibawah jalan aspal di jalur Kayutangan heritage itu masih tertanam jalur trem.

"Itu sebenarnya bukan replika kereta api, replika daripada trem pada jaman belanda, seperti diketahui saat melakukan penggalian di kayutangan ada bekas jalur trem, jadi itu lebih kepada replika trem dari jaman dahulu, " kata Dandung Djulharjanto pada kliktimes.com, Jumat (2/12/22)

Lebih lanjut Dandung mengatakan jika dibangunnya bangunan gerbong kereta api tersebut digunakan sebagai penanda saja bahwa dikawasan tersebut pernah menjadi jalur trem jaman kolonial Belanda. Selain itu juga bisa sebagai tempat untuk berswafoto ketika masyarakat beraktivitas di wilayah kayutangan heritage.

"Cuma satu di bangun disitu saja, tujuannya penanda bahwa dikawasan itu pernah menjadi jalur trem jaman kolonial Belanda, dan barangnya masih ada dibawah itu, " tambah Dandung.

Dandung juga mengatakan jika bangunan gerbong tersebut tidak sama persis dengan model trem jaman kolonial. Dan jika duduk disitu terlihat seperti halte bus.

"Bentuknya tidak sama persis dengan trem pada saat itu, setidaknya punya gambaran seperti itu.
Kalau dipake duduk ya kayak halte," ungkap Dandung.

Halaman:

Editor: Moh Haikal Aslikh Rosyada

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polres Jember Janji Memburu Dalang Tambang Emas Liar

Jumat, 27 Januari 2023 | 15:04 WIB
X