• Sabtu, 3 Desember 2022

Kota Malang Jadi Sarang Nyamuk, Ada 400 Kasus Demam Berdarah di Januari-Agustus 2022

- Kamis, 29 September 2022 | 14:52 WIB
ILUSTRASI - Petugas melakukan pengasapan untuk membasmi nyamuk penyebab penyakit menular. KLIKTIMES.COM/HAYU YUDHA
ILUSTRASI - Petugas melakukan pengasapan untuk membasmi nyamuk penyebab penyakit menular. KLIKTIMES.COM/HAYU YUDHA

KLIKTIMES.COM | KOTA MALANG - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Malang tercatat mulai bulan Januari hingga Agustus 2022 atau kurang lebih 8 bulan belakangan ini tembus 400 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan dari total 400 kasus DBD itu, pihaknya mencatat ada sekitar 6 hingga 7 orang yang mengalami kematian. Jika diasumsikan secara tingkat kematian, adalah 1,75 persen (Case Fatality Rate)

Husnul Muarif juga mengatakan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kasus DBD di Kota Malang tidak terjadi peningkatan.

Baca Juga: Kenapa Seorang Mahasiswi Nekat Open BO? Berikut Alasannya

“Case Fatalitynya masih rendah. Itu kalau dibagi seluruh kasus kematian kan masih nol koma sekian (0,0175). Dibanding dengan tahun lalu 2021, ya hampir sama dengan saat ini,” kata Husnul, Kamis (29/9/2022)

Seperti diketahui, Jawa Timur sendiri termasuk dari empat provinsi yang mendapatkan lonjakan kasus DBD tersebut. Namun dikatakan oleh Husnul, untuk Kota Malang bukanlah daerah penyumbang tertinggi dalam kasus tersebut.

“Itu (400 kasus) tidak termasuk penyumbang tertinggi di Jawa Timur. Masih ada daerah Kabupaten/Kota lain yang lebih tinggi dari Kota Malang,” imbuhnya.

Baca Juga: Hari Batik Nasional dan Sejarahnya, Ada Sejak Masa Majapahit

Kendati demikian, dirinya tetap menghimbau kepada masyarakat Kota Malang agar tetap waspada terhadap penyakit tersebut. Yaitu dengan gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, Menyikat dan Mendaur Ulang Barang Bekas).

Halaman:

Editor: Moh Haikal Aslikh Rosyada

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan Raya Panekan Magetan

Jumat, 2 Desember 2022 | 22:57 WIB
X