Tampilan Baru Kawasan Kya-Kya Kembang Jepun, Ikon Pecinan Kota Surabaya

Nur
- Minggu, 25 September 2022 | 16:12 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memulai mengecet kawasan Kya-Kya di Jalan Kembang Jepun, Kota Surabaya. (Dok. Antara)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memulai mengecet kawasan Kya-Kya di Jalan Kembang Jepun, Kota Surabaya. (Dok. Antara)

 

KLIKTIMES.COM|SURABAYA- Salah satu ikon Kota Surabaya, yakni kawasan Kya-Kya di Jalan Kembang Jepun mulai dicat nuansa pecinan dengan perpaduan warna merah tua dan kuning emas.

"Selain itu ada juga perpaduan warna hijau dan hitam. Jadi nanti setiap nama toko yang ada di Kya-kya akan dibuatkan dari papan," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Minggu (25/9/2022).

Cak Eri, panggilan lekatnya, menjelaskan detil-detil seperti papan nama toko itu semakin membuat kawasan ini kental dengan pecinan. Saat ini, Pemkot sedang berkoordinasi dengan pemilik toko yang ada di kawasan Kembang Jepun.

Baca Juga: Peserta ASyKI Sekarang Bisa Mengakses Good Doctor

"Kalau sudah dikatakan kawasan ini sebagai kampung pecinan, ya, ayo dijadikan kampung pecinan betul. Ketika tempat ini dijadikan wisata atau pusat kuliner khas pecinan itu (Kota Surabaya) akan semakin menarik," ujar Cak Eri Cahyadi.

Menurut Cak Eri, Pemerintah Kota Surabaya juga menerima program corporate social responsibility (CSR) Colouring Live Nippon Paint, untuk pengembangan kawasan Kya-Kya.

CSR berupa 125 liter cat jenis Nippon Weatherbond dan Pylox Basic tersebut diserahkan secara langsung oleh Asisten General Manager Nippon Paint, Wirya Atmaja kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi di Kembang Jepun, Surabaya pada Sabtu (24/9).

Baca Juga: Menag Copot dan Beri Hukdis Rektor UIN Sumatera Utara

Cak Eri mengatakan, CSR ini bukan yang pertama diberikan kepada Pemkot Surabaya untuk pengembangan kawasan Kota Tua di Surabaya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKPP) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad menambahkan, rencana pengecatan kawasan Kya-Kya Surabaya akan dimulai dua pekan lagi.

"Pak Wali Kota ingin dicat semirip mungkin dengan aslinya, seperti kampung pecinan di Tiongkok. Rencananya dua pekan lagi," ujar dia. (Ell)

Editor: Nur

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Terkini

Sudah Punya Rumah? Kalau belum kenali KPR Tapera BTN

Jumat, 10 Februari 2023 | 14:13 WIB

Ini Cara Beli Rumah Agar Dapat Lokasi yang Strategis

Kamis, 8 Desember 2022 | 11:08 WIB

Kemenparekraf: Pengelolaan Homestay Terpusat di BUMDes

Selasa, 25 Oktober 2022 | 19:20 WIB

Kota Podomoro Tenjo Laku 4.100 Unit di Tengah Pandemi

Jumat, 19 Agustus 2022 | 11:54 WIB

Beli Rumah Lelang, Cek Plus Minusnya

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:36 WIB
X